Menghargai dan Dihargai…

MengHargai dan dihargai…..adalah dua hal yang bersinergi secara selaras..pepatah mengatakan “Jika kita ingin dihargai, Maka hargailah orang terlebih dahulu”..Dewasa ini perihal menghargai dan Dihargai ini telah banyak terlupakan..seperti hilang dari orbitalnya…padahal hal ini sangat berguna dalam kehidupan sosial masyarakat…

Sedikit saya bercerita, sebuah pengalaman pribadi yang berhubungan dengan Hal Menghargai dan Dihargai..Dan ini terjadi baru2 ini…

Genap 1 minggu yang lalu..ketika hari pertama perkuliahan bulan april dimulai…hari senin, saya ada perkuliahan jam 10.30,,setelah bangun jam 07.00, saya langsung mempersiapkan diri untuk berangkat ke kampus..mulai dari Mandi, nyetrika baju, nyemir sepatu..and etc…

Tepat pukul 08.30 semuanya kelar..dengan semangat saya langsung menuju ke kampus, tanpa memikirkan jam yang baru menunjukkan pukul 08.35…padahal perkuliahan di mulai jam 10.30

Teng..teng…pukul 9.15 saya sampai d gerbang kampus..dan saya langsung kageet..kenapa hari ini saya datang terlalu cepat???belum ada orang yang datang,,,perlahan datang beberapa orang mahasiswa disusul mahasiswa lain, kemudian pegawai dan dosen2 pun datang…

Tak lama kemudian, dosen mata kuliah pertama datang, dengan ciri khasnya, beliau datang dengan headset terpasang di telinga sambil mendengarkan lagu2 dari mp4 nya….berarti perkuliahan akan dimulai tepat pukul 10.30,karena dosennya sudah datang…

Lebih dari 1 jam saya menunggu sambil membaca novel2 yang selalu saya bawa di dalam tas..Salah seorang teman saya datang, Lalu dya langsung berkata, “Oii….Kuliah di tunda hari sabtu…”, lalu saya bertanya apakah itu benar…dengan jawaban yang tegas dya menjawab, “iyo, den caliak di web patang”, kontan saya langsung percaya..tanpa ada rasa curiga sedikitpun…yang saya herankan kenapa tiba2 saya bisa percaya??padahal saya orangnya gak begitu mudah percaya sama orang lain…

Pukul 10.20 menit, teman2 yang lain berdatangan dan informasi yang belum pasti kebenaran itu tersebar dengan cepat…”Jass Juss..Duus..Dass“..celoteh para mahasiswa keluar dari mulut mereka..kemudian saya berlari ke atas dan segera membuka laptop berharap dapat menggunakan hotspot untuk melihat apakah informasi itu bnar??? tapi..Shit!!…apess..servernya blum hidup…..jadi saya memutuskan untuk memperbaiki tugas2 perkuliahan saja…Tak lama kemudian, Pak dosen pun datang dengan membawa sebuah laptop, Bodohnya hari itu kami semua hanya diam, tanpa menghiraukan sang dosen, biasanya kami langsung membuntuti sang dosen ke kelas…tapi karena informasi setan itu, kami terjebak…kami meneruskan aktivitas di luar..tidak ada satu pun mahasiswa yang masuk ke kelas…setelah 1/2 jam berlalu, Salah satu teman kami menyusul sang dosen ke labor, mengajukan pertanyaan yang sedikit bodoh..dikarenakan sang teman telah dipengaruhi informasi tersebut..pertanyaanya,”Pak, benar gak kita gak masuk sekarang?”..lalu sang dosen menjawab dengan nada tetap rendah, “Siapa yang bilang begitu??”..sang teman menjawab, ” saya tahu dari teman pak, katanya dia lihat dari web.”, dan pak dosen pun..hanya diam….(menunjukkan bahwa beliau kesal, karena sudah lama menunggu tapi tidak satupun mahasiswa yang datang)..dan berkata, “saya sudah capek menunggu kalian dari tadi, sudah lebih dari 1 jam.”..setelah itu sang teman keluar dengan tampang pesismis…berkata, “oi..pak dosen berang tua, sia yang maagiah informasi tadi??”..dan suasana pun menjadi ricuh…dari dalam labor pak dosen berkata, ” kalian gak usah masuk sebelum membuat surat permohonan maaf kepada saya.” kami semua terdiam…lalu kami pun dengan cepat membuat surat permohonan yang di haruskan pak dosen….kemudian mengutus salah satu teman untuk mem-print ke bawah…

Setelah semuanya selesai, saya dan salah satu teman saya mengantarkan surat tersebut kepada beliau..dan beliau langsung berkata, “Gak usah saja anda kuliah dengan saya.” saya hanya diam..dan pamit diri pada beliau, karena saya tahu dan menyadari semua kesalahan yang telah saya lakukan…tidak ada orang yang tidak marah jika tidak dihargai seperti beliau..saya pribadi jika di perlakukan seperti itu pasti juga akan marah..hingga hari ini..saya masih belum bisa mengikuti perkuliahan dengan sang dosen…tapi saya sangat berharap dapat mengkuti perkuliahan dg pak dosen..dan bapak dosen maw memaafkan kesalahan fatal yang telah saya lakukan…semua hal ini terjadi hanya karena sebuah misunderstanding dan kebodohan saya dalam melakukan tindakan…

Akan tetapi, dari sana saya mendapatkan sebuah pelajaran yang sangat berharga…tentang bagaimana pentingnya Menghargai seseorang jika kita ingin dihargai…

Terima kasih buat pak dosen atas sebuah pelajaran yang sangat berarti buat saya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: